Install this theme

Bunga-bunga merah itu berjatuhan, entah mengapa pohon tinggi itu tak bosan menjatuhkannya. Mungkin dia tahu kalau aku senang melihat bunga-bunga merah itu berjatuhan lalu hanyut mengikuti aliran sungai disamping pohon itu.

Aku senang ketika angin berhembus agak kencang dan menjatuhkan bunga merah itu. Jatuh, berputar bebas seperti baling-baling, tanpa arah tapi sudah pasti jatuh ke sungai.

Iya, aku lebih senang ketika bunga merah melewati aliran sungai yang banyak batunya. Gemericik air membuatnya seperti ditemani untuk menari. Ditambah dengan gelombang airnya, aih, elok sekali dia bergoyang.

Sesekali ada saja bunga yang menyangkut, terjebak di aliran sungai yang mati. Berputar-putar tak karuan. Hanya disekitar situ saja, tak mengalir lagi. Kasihan sekali dia, tidak dapat pergi. Pikirnya, dia akan terus menari. Tapi tariannya tak bagus lagi. Dia terjebak.

Dia masih bisa melanjutkan tariannya, tapi butuh waktu lama untuknya terbebas dari keadaan itu. Sesekali dia berputar terus, cepat dan melambat. Menjauh dari arus dan bergerak ke pinggir. Dia menunggu disana.

Tentu saja dia tidak menyerah. Dia mengumpulkan energi. Dan yang pasti kesempatan. Ketika datang arus yang cukup kuat dia sedikit berlari, kembali berputar, mulai menari, berkeliling dan terbebas.

Bunga merah sudah kembali menari, bergoyang ditemani gemericik. Satu hal, dia tidak akan berhenti berusaha untuk menari sampai dia benar-benar tidak dapat menari, bukan karna dia rasa cukup. Menari sampai tidak bisa menari.

Believe, Listen, Get out from the box, Don’t look back or down, and realize that there’s no border.
Me
Anything other than ‘yes’ is ‘no’
Anything other than ‘stay’ is ‘go’
Anything less than ‘I love you’ is lying..
John Mayer
  • Richard Carlson Ph.D:

    Ask yourself this question: “Will this matter a year from now?"

  • Unknown:

    There’s no need to miss someone from your past- There’s a reason they didn’t make it to your future

  • Anonymous:

    Sometimes you have to let go to see if there was anything worth holding on to.

  • Mary Manin Morrissey:

    The Tao Te Ching says, When I let go of what I am, I become what I might be. When I let go of what I have, I receive what I need. Have you ever struggled to find work or love, only to find them after you have given up? This is the paradox of letting go. Let go, in order to achieve.Letting go is God’s law.

  • Jessica Hatchigan:

    There’s an important difference between giving up and letting go.

  • Ann Landers:

    Hanging onto resentment is letting someone you despise live rent-free in your head.

  • Brenda Ueland:

    It is so conceited and timid to be ashamed of one’s mistakes. Of course they are mistakes. Go on to the next.

  • Anaïs Nin:

    To change skins, evolve into new cycles, I feel one has to learn to discard. If one changes internally, one should not continue to live with the same objects. They reflect one’s mind and the psyche of yesterday. I throw away what has no dynamic, living use.

All We Ever Do Is Say Goodbye

...

Lagi-lagi hanya sebuah lagu membuat saya bimbang, John Mayer - All We Ever Do Is Say Goodbye. Mungkin kalimat “All We Ever Do Is Say Goodbye” adalah sebuah kesimpulan dari yang telah kita lakukan, kita perdebatkan dan kita bahas. Kesimpulan dari semua ini memang mengharuskan sebuah keputusan bahwa kita tidak bisa bersama lagi.

Hari ini, minggu pagi menuju siang, satu hari setelah pebicaraan 5 jam dengan dia. 5 jam melelahkan dengan tema “All We Ever Do Is Say Goodbye”. Berbaring diatas ranjang memikirkan dia dengan sms nya yang mengatakan kalau dia sedang tidak sehat dan tidak sanggup pulang dengan keadaan seperti itu. Jika dikatakan tidak peduli, sungguh saya sangat peduli dengan dia. Saya masih ingin memeluknya, biar saya saja yang merasakan apa yang sedang dia rasakan. Saya belum bisa membalikan 180 derajat sikap saya dalam waktu satu hari.

#just_let_it_go_jus